Tips Usaha Warnet dan Game Online

1/12/2009

(0) Comments

Berikut ini ada sebuah konsultasi usaha yang dimuat dihalaman detikfinance.com. Bagi anda yang berniat membuka usaha warnet ada baiknya menyimak ulasan berikut ini.
Saya berencana berbisnis warnet dan game online di Cirebon, dengan perencanaan modal dan keuangan yang saya peroleh dari pinjaman bank dengan rincian:

* Sewa tempat : Rp 35 juta
* Setting 20 computer, server, provider : Rp 150 juta dengan asumsi 1 PC = Rp 5.500.000 dengan specs pentium core 2 duo, diluar biaya beli windows asli.
* Furniture, instalasi, upgrade listrik dll : Rp 30 juta
* Lain-lain: Rp 5 juta


Total investasi awal : Rp 220 juta.

Harga rental per jam rata-rata Rp 3.500 per jam, Warnet buka 24 jam, 30 hari, dengan 20 unit komputer.

Menurut pengalaman 4 bulan pertama terisi hanya 25%, seterusnya 50-65%.

Yang kami tanyakan:

1. Apakah bisnis warnet dengan perhitungan diatas layak? jika dilihat dari kuntungan dan pangsa pasar?
2. Dalam jangka waktu berapa lama modal kembali?
3. Apakah dengan specs computer diatas terlalu berlebihan, maksud saya apakah bisa dengan specs computer yang lebih rendah?


Terima kasih atas respon dan jawabannya.

Jawaban :

Sdr. Puji yang terhormat, untuk berbisnis warnet dan sekaligus game online ada beberapa catatan berikut ini yang perlu diperhatikan.

1. Karakter bisnis warnet yang umumnya untuk digunakan untuk browsing berbeda dengan bisnis game online. Secara umum spesifikasi hardware untuk game online lebih tinggi dibandingkan dengan hardware yang dipakai untuk browsing.

2. Dalam membuat perencanaan bisnis, selain modal awal yang perlu dipersiapkan juga biaya regular bulanan, misalnya gaji pegawai, perawatan komputer, biaya listrik, biaya sewa jaringan internet, dan biaya reguler lainnya. Jadi catatlah biaya-biaya tersebut dan masukkan ke dalam perencanaan bisnis anda, sehingga persiapan bisnis dapat dilakukan dengan lebih baik.

3. Karena bisnis warnet dan game online adalah bisnis yang mengajak konsumen untuk datang ke tempat kita, maka lokasi adalah hal yang sangat krusial. Lokasi yang tidak bagus akan menyebabkan asumsi-asumsi dalam perencanaan yang dipakai berubah.

4. Perlu dipertanyakan bahwa menurut pengalaman anda : 4 bulan pertama terisi 25%, sedangkan bulan-bulan selanjutnya 50% - 65%. Apakah pengalaman tersebut berasal dari lokasi yang mirip dengan lokasi yang anda sewa untuk warnet dan game online ini. Ataukah berasal dari lokasi yang sama dengan lokasi yang anda sewa.

5. Berapa lama bisnis anda akan mencapai titik breakeven point sangat tergantung pada berapa besar profit margin yang diinginkan, kemudian apakah ada persyaratan khusus yang menguntungkan anda dalam pengajuan kredit ke bank untuk jangka waktu tertentu.

6. Yang paling penting dalam menjalankan adalah mental & komitmen untuk terus maju, meskipun ada kendala-kendala yang menghadang.

Selamat berjuang.

Joannes Widjajanto-Shildt Financial Planning

(qom/qom)
detikfinance.com



Info ini bermanfaat bagi anda? Dapatkan info lowongan terbaru dari situs ini secara gratis. Berlangganan email disini. Gratis. Read more information...!

Unknown

TIPS USAHA STUDIO PHOTO MINI

1/11/2009

(0) Comments

Makin maraknya HP berkamera yang dijual dengan harga murah, menjadikan trend dikalangan remaja, ini bisa menjadi peluang usaha yang sangat menguntungkan bila kita pandai memanfaatkan momen ini, seperti dengan membuka Studio Photo kecil-kecilan, memanfaatkan komputer, kamera digital poket dan printer photo. Memang saat ini sudah banyak orang yang membuka usaha di bidang ini, tetapi biasanya mereka kurang konsisten, hanya dijadikan sebagai pelengkap di toko yang menjual Pulsa & HP.

Saya sendiri awalnya coba-coba membuka usaha ini tapi setelah 1 tahun berjalan, hasilnya lumayan, saya bisa mendapat keuntungan bersih 1,5 - 2 juta / bulan, saya membuka usaha ini dengan memberi nama GUN’S Photo Studio, yang spesialis menawarkan paket photo hemat yaitu di PHOTO+Cetak 2R hanya 1.000,- dengan trik seperti ini ternyata menarik kalangan menegah bawah, seperti anak-anak, remaja dan orang tua yang ingin mengabadikan photo anaknya, karena harganya murah meriah.

Selain menawarkan paket hemat photo 1.000 dan PAS PHOTO murah, saya juga menerima cetak dari HP, kamera, Flashdisk dll, dan ini juga menarik minat konsumen karena dengan label nama STUDIO PHOTO, terkesan usaha saya ini spesialis dalam mencetak photo, sehingga mereka lebih percaya ketimbang mencetak di konter HP.

Memulai usaha ini tidaklah rumit, anda tinggal belajar sedikit mengoperasikan program photo editing, dengan memberikan variasi / frame pada photo yang akan dicetak.


ANALISIS BISNIS
Modal Kerja
Kertas Photo A4 Rp. 800/lbr + tinta 500/lbr = Rp. 1.300/lbr
Harga Jual
1lbr A4 = 12 lbr ukuran 2R, jadi 12 x 1.000 = Rp. 12.000/lbr
Keuntungan
Rp. 12.000 - Rp. 1.300 = Rp. 10.700/lbr A4


Bagi anda yang tertarik membuka
STUDIO PHOTO MINI

Saya menawarkan Jasa Pelatihan Cara Cepat Mengolah Photo dengan program Corel Draw 12 & Adobe Photoshop CS2
Seharga Rp. 750.000,- / paket

Harga Sudah Termasuk
1. Pelatihan selama 1 minggu di rumah anda*
2. CD Format Ukuran Photo, Contoh Desain, background Photo, Frame Bingkai Photo, Frame
Kalender,.
3. 1 buah Spanduk Full Color Ukuran 2,5 x 0,8 meter
4. 1 buah Banner Full Color Ukuran 1,5 x 0,7 meter
5. Info tempat belanja bahan baku murah

Lihat Photo & Info selengkapnya klik :
http://cetakphoto.blogspot.com/

Hubungi :
Zoni Mazni
Telp : 022-92149233 / 081 809910091

E-mail : zoni_mazni@yahoo.com


Sumber: http://www.infopeluangusaha.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=1&artid=43

Info ini bermanfaat bagi anda? Dapatkan
info lowongan dan beasiswa terbaru dari situs ini secara gratis. Berlangganan
email disini Gratis.


Read more information...!

Unknown

TIPS DALAM MEMBELI FRANCHISE

1/11/2009

(0) Comments


Banyak orang memimpikan mempunyai dan menjalankan bisnis sendiri, tetapi tidak ingin mengambil resiko dengan memulai dari awal. Membeli franchise adalah jawabannya. Dengan membeli franchise, anda akan diberi format dan sistim yang dibangun oleh franchisor, hak untuk memakai nama franchisor untuk jangka waktu tertentu dan asistensi dalam menjalankan bisnis. Membeli franchise memang mengurangi resiko investasi karena anda langsung akan berasosiasi dengan perusahaan yang telah memiliki nama, akan tetapi membeli franchise dapat menjadi mahal. Anda juga mungkin akan diminta untuk melepaskan sebagian besar kontrol dari usaha anda, dan harus melakukan kewajiban-kewajiban tertentu sesuai kontrak dengan franchisor.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan dalam membeli sebuah franchise :

- Biaya Franchise : Yang mungkin tidak bisa di-refund, dapat berkisar dari puluhan sampai ratusan juta bahkan milyaran rupiah.

- Pembayaran Royalti : Anda biasanya harus membayar royalti kepada franchisor meskipun usaha anda belum menghasilkan income yang memuaskan. Royalti biasanya berdasarkan penjualan kotor per bulan. Selain itu, royalti juga dibayar untuk hak menggunakan nama franchisor.

- Biaya Advertising : Anda mungkin harus membayar biaya advertising. Sebagian dari biaya ini mungkin akan digunakan untuk membiayai advertising secara nasional, atau menarik franchisee baru, yang tidak langsung mempunyai efek terhadap target market outlet anda.

- Kontrol : Untuk memastikan keseragaman, franchisor akan mengontrol bagaimana franchisee melakukan usahanya. Hal ini dapat membatasi anda dalam mengambil keputusan berdasarkan intuisi bisnis anda sendiri.

- Terminasi & Renewal : Anda dapat kehilangan hak franchise anda bila anda melanggar kontrak. Selain itu, hak franchise ada jangka waktunya. Setelah itu, tidak ada jaminan anda dapat membaharuinya (renewal). Franchisor bisa saja memutuskan kontrak jika anda, sebagai contoh, gagal membayar royalti atau gagal memenuhi standard performance. Jika hak franchise anda dihentikan, maka anda akan kehilangan investasi anda. Perjanjian franchise bisa untuk 5, 10 atau 20 tahun. Setelah itu, franchisor bisa saja menolak untuk memperbaharui kontrak franchise anda.

Jadi sebelum memutuskan membeli franchise, pertimbangkan hal-hal di atas, dan pelajari kontrak dengan detail.

Hal-hal lain yang penting pula anda jadikan pertimbangan, antara lain : dana yang tersedia untuk anda investasikan, tujuan anda berinvestasi, kemampuan anda, produk dan jasa apa yang anda sukai untuk menjualnya, bagaimana track-record dari franchisor, sudah berapa franchise yang dibuka dan berhasil, training yang disediakan, berapa jauh dari outlet anda seseorang dapat membuka franchise yang sama, apakah anda harus membeli supply/produk dari franchisor (jika ya, apakah harganya kompetitif), apa yang disebut dalam kontrak tentang kepemilikan, apakah anda bisa menjual franchise anda pada orang lain jika anda kehendaki, jika anda ingin meneruskan kontrak saat expired apakah secara otomatis akan diperbaharui, jika nantinya anda ingin mengubah outlet anda menjadi bisnis yang independen apakah dimungkinkan, bagaimana perselisihan akan diselesaikan, kriteria apa yang digunakan franchisor untuk memilih franchisee, berapa besar market yang anda jadikan sasaran dan bagaimana tingkat kompetisinya.

Disamping itu, sebelum anda memutuskan membeli franchise, penting untuk meminta list nama dan alamat franchisee yang lain. Telpon atau kunjungilah mereka dan tanyakan mengenai pengalaman mereka.

Dengan berhati-hati dalam membeli franchise, akan meningkatkan kemungkinan keberhasilan anda. Banyak franchise yang baik, dimana franchisor benar-benar memberikan asistensi dan kemudian tumbuh berkembang bersama franchisee-nya. Tetapi ada pula yang hanya tertarik dengan franchise fee anda.
sumber: http://www.infopeluangusaha.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=2&artid=39

Info ini bermanfaat bagi anda? Dapatkan
info lowongan dan beasiswa terbaru dari situs ini secara gratis. Berlangganan
email disini Gratis.


Read more information...!

Unknown

Tips Membuka Usaha Salon

1/11/2009

(0) Comments

Merintis usaha salon kecantikan ternyata gampang-gampang susah. Perlu trik-trik tertentu agar pengelolaannya bisa mendatangkan untung. Simak tips dari detikFinance dan Shildt Financial Planner berikut:

Pertanyaan berikut berasal dari dua pembaca detikFinance, dengan topik yang sama, yakni mengenai pengelolaan bisnis salon kecantikan.

1. Saya tertarik buka usaha dibidang kecantikan, khususnya salon. Permasalahannya, saya benar-benar baru dalam masalah buka usaha sendiri atau wiraswasta, ditambah modal yang tidak banyak. Pertanyaan saya berikut ini:

a. Berapa rata-rata modal untuk membuka usaha salon kecantikan untuk pangsa pasar menegah kebawah ?

b. Modal saya sangat terbatas, bagaimana caranya agar saya bisa terjun ke bidang ini dengan resiko yang kecil. Apakah dengan cara meminjam ke bank? atau dengan 'menanam' modal ke usaha salon yang sudah berjalan?

c. Saya belum pernah meminjam uang ke bank untuk usaha bisnis atau apapun. Bagaimana caranya, atau syarat-syarat apa saja yang perlu dilalukan?


2. Saya baru buka usaha salon, dan dikerjakan oleh karyawati profesional, tanpa sewa tempat, karena lokasi disebelah rumah, yang saya tanyakan seberapa lama dan seberapa wajar, usaha itu dikatakan sehat, mengingat saat ini kami masih mencari pelanggan.

Jawaban:

1. Jenis usaha seperti ini sangat bergantung kepada keahlian tenaga kerjanya, khususnya pekerja yang melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan kecantikan itu sendiri. Sedangkan Modal ditentukan oleh fasilitas dan sarana yang tersedia pada Salon Anda tersebut.

a. Oleh karena itu saya menyarankan agar Anda lebih berhati-hati dalam menentukan nilai Modal mengingat Anda baru pertama kali berusaha dan keterbatasan dana tersedia.

Mungkin akan lebih bijaksana jika Anda bisa memanfaatkan ruangan yang ada di tempat tinggal Anda dibandingkan jika harus menyewa atau membeli tempat usaha. Apalagi ditambah dengan keperluan biaya renovasi atas ruangan usaha Salon baik tampak luar maupun tampak dalam.

Dengan menggunakan rumah sendiri maka tidak diperlukan banyak renovasi dan pembelian furniture serta pernik-pernik interior yang baru. Jadi modal yang diperlukan bisa diminimalisasi dengan hanya membeli peralatan Salon seperti peralatan cuci rambutnya, alat-alat potong rambut, pengering rambut, seting rambut, perawatan kuku dan jari tangan maupun kaki dll. Dan tentunya juga untuk membeli bahan-bahan kosmetika yang kira-kira akan banyak diminati pelanggan.

Sedangkan untuk pembayaran tenaga kerja bisa dilakukan dengan sistim Gaji tetap yang nilainya tidak terlalu besar tapu cukup untuk menutupi biaya transportasi dan konsumsi saat kerja. Ditambah dengan Bonus yang besarnya ditentukan berdasarkan Pendapatan Usaha, khususnya yang dilakukan oleh si karyawan.

Nilai Bonus ini bervariasi dan bisa sangat besar jumlahnya (tergantung kepada berapa banyak pelanggan bisa diraih) sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup karyawan.

b. Cara di atas sangat bermanfaat untuk minimalisasi risiko, selain itu risiko juga bisa diperkecil dengan tidak terlalu banyak mempekerjakan karyawan, apalagi jika tenaga ahli pada saat awal berusaha dilakukan oleh Anda sendiri. Buka usaha sendiri akan lebih banyak membutuhkan Modal dibandingkan jika 'Menanam' uang di Salon yang sudah beroperasi. Tapi tentunya potensi Nilai Keuntungan yang bisa diraih juga akan lebih besar jika berusaha sendiri.

Selain itu Kontrol atas pengelolaan usaha dilakukan oleh Anda sendiri. Jadi rentang skala resiko sangat tergantung kepada bagaimana Anda menghitung dan mengelolanya, bisa rugi besar namun juga bisa untung besar.

c. Meminjam uang di bank dipertimbangkan atas beberapa hal yang akan menjadi penilaian pihak bank dalam memutuskan pemberian pinjaman, yaitu sbb : kemampuan mengembalikan uang, jaminan atas nilai pinjaman yang bisa dipakai untuk melunasi pinjaman dalam kondisi terburuk, reputasi dan perilaku peminjam yang diperlukan bank untuk menilai apakah peminjam dapat dipercaya dan memang punya niat untuk melunasi hutang, kelayakan bisnis usaha sehingga cicilan hutang dapat dipastikan tidak akan menunggak atau tidak terbayar, tingkat resiko jenis usaha yang dijalankan dll.

Jadi persyaratan untuk pinjam uang membutuhkan Kolateral atau Jaminan, mengajukan Proposal perhitungan kelayakan bisnis dan proyeksi pendapatan serta anggaran pengeluaran, juga kepercayaan pihak bank kepada pengalaman peminjam dalam menjalankan usaha serta kemampuannya mengelola bisnis, serta berapa Modal Awal yang kita miliki sebagai Dana untuk mendirikan dan membangun bisnis Salon.

2. Sebuah bisnis dikatakan sehat jika Pendapatan yang diperoleh bisa untuk memenuhi Total Pengeluaran, dan masih ada sisa yang menjadi Keuntungan bagi pemodal.

Nilai keuntungan tersebut idealnya harus lebih besar dari nilai bunga yang bisa diperoleh jika uang modal tersebut disimpan di bank. Namun pada awal pendirian usaha biasanya membutuhkan waktu untuk mendapat jumlah pelanggan yang sesuai dengan keinginan dan perhitungan proyeksi keuangan bisnis tersebut.

Oleh karena itu biasanya Investor memasukkan Biaya Pengeluaran setahun (12 bulan) sebagai bagian dari Modal Kerja yang harus disediakan dengan kondisi Jumlah Pelanggan yang sangat minimum. Namun tentunya penentuan rentang waktu akan sangat berpengaruh pada Jumlah Modal yang dibutuhkan, jadi kita harus berpacu dengan waktu untuk memasarkan jasa pelayanan yang disediakan kepada masyarakat sekitar tempat usaha sehingga bisa meraih Pendapatan yang dapat mengurangi Modal Kerja yang sudah dianggarkan.

Salam

Joannes Widjajanto-Shildt Financial Planner
(qom/qom)
detikfinance.com




Info ini bermanfaat bagi anda? Dapatkan info lowongan terbaru dari situs ini secara gratis. Berlangganan email disini. Gratis. Read more information...!

Unknown

Tips Memilih Broker Saham

1/11/2009

(0) Comments

Jakarta - Memilih perusahaan sekuritas atau perusahaan perantara perdagangan efek alias broker bukan perkara mudah. Apalagi, belakangan ini muncul ketakutan dari investor maupun calon investor lantaran munculnya beberapa masalah keamanan investasi dari beberapa broker.

"Sebetulnya investor maupun calon investor tidak perlu takut. Kasus 2-3 broker jangan digeneralisir bahwa semua broker berpotensi bermasalah," ujar Direktur Perdagagan Fix Income dan Derivatif, Keanggotaan dan Partisipan Bursa Efek Indonesia, Guntur Pasaribu saat dihubungi detikFinance, Selasa (20/1/2009).

Menurut Guntur, masalah beberapa broker tersebut saat ini sedang ditangani intensif oleh BEI maupun Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). BEI bersama Bapepam sedang berupaya mengentaskan masalah ini secepatnya.

"Jadi investor tidak perlu khawatir. Industri ini masih bagus kok. Hanya 2-3 broker saja yang bermasalah. Sisanya yang 100 lebih itu masih bagus kok," ujar Guntur.

Namun bagi investor maupun calon investor yang masih ragu, Guntur memberikan beberapa tips-tips dalam memilih broker untuk berinvestasi di pasar modal.

"Hal yang perlu diperhatikan dalam memilih broker terutama adalah struktur permodalan broker tersebut. Kedua, manajemen broker. Ketiga, divisi-divisi yang ada di broker tersebut seperti riset dan sebagainya. Terakhir, nilai MKBD broker juga bisa dijadikan acuan memilih broker," papar Guntur.

Kendati demikian, Guntur mengembalikan pada masing-masing investor untuk memilih broker sesuai keinginannya. "Tips-tips tadi bisa digunakan untuk memilih broker. Tapi tentunya, pilihan tetap di tangan investor untuk memilih broker mana yang nyaman bagi mereka," ujar Guntur.

Pengamat pasar modal Dandossi Matram ketika dihubungi detikFinance juga mengungkapkan hal senada dengan Guntur. Dandossi dengan tegas mengatakan bahwa kasus beberapa broker jangan dijadikan acuan untuk menilai broker secara keseluruhan.

"Jangan digeneralisir dong. Broker-broker lainnya masih bagus kok," ujar Dandossi.

Senada dengan Guntur, Dandossi juga menekankan, bahwa struktur permodalan broker
merupakan faktor yag paling harus diperhatikan dalam memiih broker. Kendati tidak secara tersurat, Dandossi mengatakan bahwa di tengah kondisi pasar modal dan krisis keuangan global seperti ini, broker-broker pelat merah boleh dikatakan termasuk dalam kategori broker yang aman secara permodalan.

"Saat ini, mungkin broker-broker pelat merah bisa dikatakan termasuk yang paling aman untuk investasi, karena permodalan mereka kuat karena didukung pemerintah," ujarnya.

Jika mengacu pada nilai MKBD, maka urut-urutannya adalah PT Bahana Securities Rp 387,248 miliar, PT Mandiri Sekuritas Rp 106,439 miliar, PT Danareksa Sekuritas Rp 70,681 miliar dan PT BNI Securities Rp 34,332 miliar.

Tiga perusahaan yang disebut pertama di atas juga menduduki peringkat 5 besar sebagai penjamin emisi obligasi di tahun 2008. Mandiri Sekuritas menduduki peringkat teratas dengan nilai emisi sebesar Rp 7,133 triliun, dilanjutkan oleh Danareksa Sekuritas dengan nilai emisi Rp 1,792 triliun.

PT Indo Premier Securities menduduki peringkat ketiga dengan nilai emisi Rp 1,217 triliun, kemudian dilanjutkan PT CIMB-GK Securities Indonesia dengan nilai emisi Rp 1,050 triliun. Sementara Bahana menduduki peringkat kelima dengan nilai emisi Rp 892 miliar.

(dro/ir) (detikfinance.com)

Info ini bermanfaat bagi anda? Dapatkan
info lowongan dan beasiswa terbaru dari situs ini secara gratis. Berlangganan
email disini Gratis.


Read more information...!

Unknown

Hadapi Interview Dengan PeDe

1/08/2009

(0) Comments

Pernahkah kamu mengikuti interview kerja?? Apakah kamu berhasil lolos tes tersebut?? Jika belum mungkin ada beberapa hal yang belum kamu perhatikan dalam mengikuti tes interview. Berikut ini hal-hal yang perlu kamu persiapkan ketika akan mengikuti tes interview

Yang harus kita persiapkan ketika proses interview:

1. Kuasai profile perusahaan
Nggak lucu kan, kalo proses interview, kita sama sekali nggak tau apa-apa tentang perusahaan itu. Buka webnya, cari tau perusahaan itu bergerak di bidang apa. Positifnya, kalau-kalau interviewer nanya, paling nggak kita nggak buta-buta banget, dan bisa nambah nilai kita dimata interviewer. Satu lagi.. kita nggak ketipu sama “perusahaan kacangan”.

2. Pelajari job desk kita saat ini dan job desk pekerjaan yang ditawarkan
Pertanyaan paling umum yang pasti akan ditanyakan adalah apa job desk kita saat ini. Pertanyaan ini menggali banyak hal; termasuk cara kerja, gaya kerja, energi, motivasi, dll. But don’t worry lah.. as long as kita jujur dan nggak nge-bullshit mengenai kerjaan kita. Kita pasti akan bisa menjawabnya dengan baik.

3. Pelajari kemampuan dan pengetahuan teknikal yang dibutuhkan
Ini sih udah jelaslah.. Mana ada perusahaan yang mau rekrut orang yang gak tau apa-apa sama sekali.. he he he.

4. Berikan kesan yang baik pada interviewer
Hadir tepat waktu, berpakaian yang sopan, menjawab dengan tidak bertele-tele, berkomunikasi dengan lancar dan smart; serta menjaga eye contact adalah beberapa cara untuk memberikan kesan yang baik ke interviewer.

5. Pahami kemampuan diri dan Be yourself
Tidak usah berpura-pura atau melebih-lebihkan keadaan diri kita. Kenapa? mungkin saja dengan begitu nanti kita diterima kerja karena dianggap posisi tersebut sesuai dengan kita. Tapi ketika di terima ternyata kita nggak kek gitu, padahal expectancy mereka sudah terlalu tinggi. Akibatnya ? bisa nggak lolos
Sumber: http://www.whatisallabout.com/tips-menghadapi-interview-kerja/
Read more information...!

Unknown

Atasi Gugup Saat Wawancara Kerja

1/08/2009

(0) Comments

Seringkali kegagalan saat mencari kerja disebabkan karena kegugupan yang berlebihan saat wawancara. Hal itu menyebabkan Anda terlihat kikuk dan tidak menarik di depan atasan. Mau tahu cara mengatasinya?

Saat wawancara, yang perlu dibangun adalah kepercayaann diri. Yakinkan diri bahwa Anda mampu menjawab seluruh pernyataan yang diajukan atasan.

Saat wawancara dimulai, lakukan eye contact dengan si pewawancara. Jangan menunduk atau melihat ke arah lain. Karena bisa-bisa si pewawancara tersinggung dan menganggap Anda tidak menghargainya.

Jangan takut untuk berbicara. Bicaralah dengan tegas. Jawablah seluruh pertanyaan dengan tegas tanpa keraguan. Tunjukkan bahwa Anda memiliki karakter yang kuat.

Atur pola tubuh Anda seperti ketika duduk, jangan membungkuk. Tegakkan badan Anda. Hal itu bisa menunjukkan bahwa Anda memiliki kepercayaan diri yang bagus.

Tersenyum dan tertawa juga bisa menghilangkan ketegangan saat wawancara. Tapi ingat tertawa dan tersenyumlah di saat yang tepat

Selamat mencoba!
(kee/yla)(detikhot.com) Read more information...!

Unknown

Tips Cari Kerja di Internet

1/08/2009

(0) Comments

Jakarta Banyak jalan untuk mencari pekerjaan. Termasuk lewat aplikasi lamaran yang ada di internet. Sangat mudah dan cepat, namun Anda tak boleh menyepelekannya.

1. Putuskan apakah Anda mau memasukkan lamaran lewat situs-situs resmi perusahaan yang dituju atau lewat portal forum lamaran kerja.

2. Masukkan biodata jelas Anda, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja dan lokasi tempat tinggal ketika memasukkan lamaran. Masukkan juga angka pendapatan pasti atau yang Anda harapkan, jika memungkinkan. Masukkan informasi diri sedetil mungkin sebagai referensi.

3. Ketika memasukkan resume Anda lewat situs pencarian kerja, pastikan lamaran telah disusun dengan baik dengan format tulisan yang benar. Usahakan rapi dan enak dibaca. Perhatikan ukuran huruf dan jenis tulisan. Sebagai standar Anda bisa gunakan jenis huruf Arial, Verdana atau Times New Roman dengan ukuran berkisar 10 hingga 12. Jika diperlukan minta bantuan pada yang ahli.

4. Kirimkan pula sampul pembuka surat lamaran. Di sana Anda bisa mencantumkan bagian apa yang ingin Anda masuki dalam perusahaan tersebut. Ini akan memudahkan mereka melihat lamaran Anda. Jangan lupa kembali cantumkan alamat dan telpon Anda agar mudah dihubungi.

5. Masukkan lamaran hanya pada posisi kerja yang terbaik menurut keahlian dan pengalaman Anda. Anda bisa mencari berbagai macam kategori lamaran di beberapa situs terkenal pencari kerja. Anda bisa mendaftarkan diri di sana. Bukan hanya berbagi lowongan, namun situs ini biasanya juga memberikan tips-tips jitu dunia kerja. Tak ada ruginya bukan.

6. Setelah memasukkan lamaran, pantau terus perkembangannya. Apakah perusahaan tersebut sudah menutup posisi yang Anda incar. Biasanya jika lolos Anda akan dihubungi. Untuk memastikan apakah lamaran Anda sudah diterima, tak ada salahnya Anda menghubungi perusahaan tersebut.

7. Update lamaran Anda sesering mungkin.

Selamat mencari pekerjaan! Tetap semangat!(yla/yla)(detikhot.com) Read more information...!

Unknown

Tips Anti Jenuh Kerja

1/08/2009

(0) Comments

Walau awalnya semangat, pekerjaan rutin kerap membuat kita bosan. Bila kebosanan tak segera diatasi maka profesionalitas kerja pun jadi korban. Sebelum performa kerja anda terancam menurun, baca tips ini!

1. Tuliskan tugas sehari-hari anda.

Bikin daftar pekerjaan anda sehari-hari. Dan berikan tanda pada setiap pekerjaan yang sudah selesai anda kerjakan. Selain bisa lebih fokus dan efisien, juga bisa jadi cara jitu menghindari tudingan anda tidak cukup berusaha menyelesaikan tugas-tugas anda.


2. Minta lebih banyak tugas

Coba bicarakan dengan atasan anda dan minta lebih banyak pekerjaan, termasuk tanggung jawab yang lebih menantang. Bila memungkinkan coba meminta kepada atasan anda untuk bertukar posisi.

Jika tidak mungkin coba bantu rekan kerja anda menyelesaikan tugasnya. Jadi relawan istilahnya. Selain rekan kerja akan merasa terbantu anda pun jadi nggak bosan lagi. Tapi ingat, mintalah ijin terlebih dahulu pada atasan anda. Jangan sampai rekan anda yang mendapat pujian dari hasil kerja anda.

3. Menjadi panitia kegiatan yang dilakukan perusahaan

Bila perusahaan anda akan libur, usulkan untuk membuat liburan bersama. Ide anda perlu dilontarkan pada atasan. Berikan juga usulan tempat-tempat yang cocok untuk dijadikan tempat liburan. Bisa juga anda mengusulkan untuk melakukan bakti sosial. Selain membuat anda lebih akrab dengan lingkungan kerja, hal itu juga bisa menunjukkan reputasi anda sebagai seorang pemimpin. Pasti anda mendapat nilai lebih dari atasan.

4. Menambahkan nilai pada pekerjaan anda

Anda bisa memperlihatkan pada atasan ada bahwa anda memiliki kemampuan lebih. Deskripsi pekerjaan anda hanya perlu menyelesaikan dan mengajukan laporan keuangan standar. Bila anda mampu, mengapa tidak mencoba melakukan analisa atau mengajukan format terbaru?

Untuk mengurangi prasangka anda hanya cari muka, lakukan hal itu tanpa memberi tahu siapapun. Selesaikan sampai tuntas, dan ajukan pada atasan anda. Tidak perlu meminta jawaban langsung. Tunggu beberapa hari, sampai si bos memberikan jawaban.

Bila atasan anda menerima proposal yang anda ajukan tadi tentu akan menambahkan nilai pekerjaan anda. Pasti si bos akan lebih antusias memberikan tanggung jawab pada anda.

5. Ambil inisiatif dan mulailah proyek baru

Jangan menunggu perintah seseorang. Jadilah pro-aktif. Coba membuat data base baru, atau cari klien baru yang cukup potensial untuk perusahaan. Bisa juga mencoba menangani materi promosi perusahaan anda.

Selalu komunikasikan dengan pengambil keputusan setiap langkah anda. Tujuan anda adalah menunjukkan kemampuan anda untuk bekerja, bukan membuat orang lain terlihat tidak mampu atau mencoba meraih posisi yang kosong.

6. Berpikirlah positif

Coba untuk selalu berpikir positif. Anda bosan karena hanya menangani email perusahaan, namun di satu sisi coba tumbuhkan pikiran bahwa anda diberi tanggung jawab mengkomunikasikan perusahaan dengan pihak-pihak lain. Jadi
bila ada konsumen yang mengeluh atau ada kolega yang menghubungi perusahaan, bisa cepat ditanggapi. apalagi bila segera dibicarakan dengan kolega yang lebih senior, siapa tahu anda dapat promosi.

7. Cobalah Istirahat

Bila kebosanan benar-benar merasuki anda dan mengancam karir anda, beristirahat sebentar. Pergilah makan siang atau minum kopi di kantin. Ajaklah satu atau dua kolega baru di tempat kerja anda untuk bergabung.

Curi sedikit waktu untuk bermain games yang disedikan perangkat PC anda. Main soliter atau bounce. Tapi jangan terlalu lama, bisa-bisa anda kena semprot atasan.

Pergunakan waktu ekstra anda secara bijaksana, untuk menciptakan jaringan kerja dan memperbaiki harapan karir anda. (fta/)(detikhot.com) Read more information...!

Unknown

Tips Lamaran Kerja

1/08/2009

(0) Comments

  • Tips Lamaran Kerja

Apa yang Dikehendaki Perusahaan dari Sebuah Lamaran Pekerjaan

Iklan pekerjaan meminta CV yang lengkap dari para pelamar yang merasa sesuai untuk posisi tersebut. Apakah maksudnya?

Perusahaan tidak akan menyukai pernyataan yang berlebihan, penataan yang buruk, kesalahan pengejaan/struktur kalimat serta informasi yang tidak lengkap.
Perusahaan akan terlebih dulu tertarik pada lamaran yang ditulis atau diketik dengan rapih, yang struktur kalimatnya teratur. Lalu perusahaan juga ingin mengetahui tentang si pelamar, yaitu, seperti apakah orang itu, apa saja kemampuannya, dan bagaimana orang tersebut akan melakukan pekerjaan pada posisi tersebut.
Sebagai pendahuluan, lamaran tersebut harus meliputi surat dan daftar riwayat hidup (CV).

Surat

Surat lamaran – yang dimaksud untuk menunjukkan kecocokan si pelamar pada pekerjaan yang diiklankan – tidak boleh lebih dari satu halaman, harus ditulis dalam format bisnis resmi dan harus meliputi rincian berikut:

  • Nama, alamat dan tanggal si pelamar;
  • Nama perusahaan, personal & departemen yang dituju dan alamat perusahaan;
  • Panggilan (nama belakang, jika diketahui, atau Bapak/Ibu);
  • Pembukaan, memberitahu si pemberi pekerjaan tentang pekerjaan yang dilamar;
  • Badan surat, dengan penjelasan yang sangat singkat tentang pengalaman dan keberhasilan yang sesuai dengan persyaratan yang tertera pada iklan;
  • Penutup, dengan permintaan wawancara untuk penilaian secara pribadi.

Daftar Riwayat Hidup (CV)

CV – yang merupakan ringkasan kualifikasi, pengalaman dan keberhasilan si pelamar, harus mudah dimengerti dan disajikan secara wajar dan teratur. CV ini harus mencakup rincian berikut:

  • Rincian pribadi – seperti nama lengkap, usia, jenis kelamin, status, alamat dan nomor telepon;
  • Kualifikasi pendidikan – seperti tanggal dan hasil ujian, pelatihan khusus dan pengetahuan yang diperoleh, bidang spesialisasi, jenis kualifikasi dan penghargaan;
  • Pengalaman kerja – didaftar mulai dari pekerjaan terakhir hingga terdahulu serta tahun-tahun kerjanya – seperti lingkup kerja, kewajiban, tanggung jawab, keahlian (dalam pekerjaan dan hubungan antar pribadi) dan keberhasilan-keberhasilan. Karena ini merupakan bagian yang terpenting dari CV, maka informasi yang diberikan tidak boleh berantakan dan terlalu panjang;
  • Latar belakang pribadi – seperti minat dan aktifitas yang tidak berhubungan dengan pekerjaan, atribut yang menunjang pengalaman kerja dan hubungan sosial/kewarganegaraan;
  • Referensi – dari orang-orang yang dapat dihubungi si pemberi pekerjaan untuk memastikan kebenaran informasi yang diberikan.

Lamaran yang baik dapat memaparkan keberhasilan-keberhasilan si pelamar, memaparkan kepribadiannya dan menjadikannya kandidat yang paling sesuai untuk pekerjaan tersebut.

Disadur dari www.panasonic.co.id

Read more information...!

Unknown